Sumber Sumber Tasawuf

Setiap pengetahuan  tidak diragukan lagi  terdapat sumber dari pengetahuan tersebut . Begitupun tasawuf memiliki beberapa sumber yang belum kita ketahui. Terdapat beberapa perbeda’an pandangan yang akan dibedah. Seperti tasawuf bersumber dari Persia,India, dan orang-orang masikhi. Realitanya masih banyak yang bertanya-tanya seputar tasawuf yang bersumber dari mana.

Sebelum membedah sumber-sunber tasawuf alangkah baiknya kita mengetahui pembagian tasawuf terlebih dahulu. Tasawuf terbagi menjadi dua :

  1. Tasawuf Islam, bagian ini tasawuf perkembanganya hanya di lingkungan islam saja. Berpegang teguh kepada Al-Qur’an, Sunah Nabi, dan pendapat dari sahabat nabi, dan perkembangannya tidak di pengaruhi oleh budaya orang asing atau orang barat.
  2. Tasawuf Falsafi atau yang biasa di kenal dengan nama Filsafat adalah tasawuf yang pengikutnya menggunakan perangkat metafisika dalam proses pencarian hakikat ketuhanan. Tasawuf ini di pengaruhi oleh pemikiran filsafat yang di ambil dari Persia dan Yunani. Tasawuf falsafi mempunyai dua teori di dalam pemahamannya. Yang pertama teori Hulul  dan yang kedua teori Wahdatul Wujud atau biasa di sebut oleh orang jawa ( manunggaling kaulo gusti )

Dari setiap perbeda’an dari beberapa sumber tasawuf, akan muncul beberapa pendapat yang tidak sesuai dari pandangan dan pendapatnya agama Islam dan peneliti, antara  dalil yang kuat dan yang lemah, yang benar dan salah. Ada beberapa pandangan yang tidak sesuai antara pandangan islam dan peneliti sebagai berikut :

  1. Sumber tasawuf muncul dari islam akan tetapi penemuan tasawuf dibawah pengaruh orang-orang asing yang tidak memeluk agama islam. Pendapat ini muncul dari orang-orang orientalis yang memiliki  karakter menglihkan atau mebelokan pandangan orang islam yang dihasilkan oleh pemikirannya.
  2. Sumber tasawuf berasal dari India, pandangan ini di awali oleh seseorang yang mengatakan aqidah, adab, dan pemikiran orang india zaman dahulu sama dengan agama islam.  Abu Royhan Al-Bironi orang yang pertama kali mengatakan sperti itu yang  mengikuti pemikiran atau pandangan orang-orang orientalis.
  3. Sumber tasawuf berasal dari Masikhi (non muslim). Pandangan ini terbentuk berdasarkan tiga pandangan.

pandangan yang pertama diambil dari cara sholat yang ada di antara orang arab dan Kristen zaman dahulu itu sama yaitu di laksanakan secara berjama’ah.

pandangan yang kedua di ambil dari banyak ulasan dari arah kehidupan orang-orang masikhi  Pendeta-Pendetanya dan jalan di dalam beribadahnya mereka mempunyai kesama’an dengan agama Islam.

pandangan yang ketiga di ambil dari kitab Shufiah dari beberapa cerita kehidupan Nabi Isa didalam zuhud, dan ibadahnya. Pandangan ini adalah pondasi-pondasi yang di pegang oleh orang-orang orientalis juga, yang bertujuan menguatkan pendapat mereka tentang tasawuf islam yang bersumber dari Kristen.

Ketiga pndangan tersebut sangat bertentangan dengan bahisin ( peneliti ) dan Islam. Dilihat dalam sejarah orang yang pertama kali mengatakan tasawuf bersumber dari islam adalah orang shufinya sendiri. Mereka mengatakan bahwasanya tasawuf adalah sebuah moral, akhlaq Al-Qur’an, dan beberapa Hadis Nabi yang bisa membawa penganutnya kapada jalan Kasyaf dan menyaksikan para aulia allah yang diberikan anugrah melalui ibadah,zuhud, dan akhlaq yang baik. (Izour)

Tinggalkan komentar